PENUTUPAN KEMAH WISATA SIMEULUE OLEH BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIMEULUE

simeuluekab.go.id

Simeulue. Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom bersama Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati dan unsur Forkopimda menghadiri acara penutupan Kemah Wisata tahun 2019 di Pantai Alaek Sektare Desa Lantik Kecamatan Teupah Barat hari ini, selasa (16/7).

Kegiatan Kemah Wisata yang berlangsung selama tiga hari terhitung sejak tanggal 14 Juli lalu berlangsung lancar, meski sempat diguyur hujan saat malam pembukaan.

Abdul Karim S.Pd selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Simeulue dalam laporannya menyatakan, Pembukaan Kemah Wisata ini sesungguhnya lancar – lancar saja meskipun sempat diguyur hujan dan angin kencang, sementara peserta Kemah Wisata bagi perempuan di ungsikan kerumah Kepala Dusun setempat, sedangkan peserta laki – lakinya ditempatkan di tribun utama, hal ini dilakukan menghindari hal – hal yang tidak enak didengar, itupun masih terdapat suara sumbang bahwa Kemah laki – laki dan perempuan dicampur, namun setelah dikonfirmasi kepada peserta, ternyata tidak demikian, kecuali ada peserta kemah yang berkeluarga. Itulah fenomena, dan itulah terpaan biasa untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Simeulue ini, ujar Kadis Budpar tersebut.

Selain itu dalam pelaksanaan kegiatan ini beberapa pihak mengatakan bahwa jumlah uang yang besar, sementara persediaan air tidak ada, sesungguhnya pada saat berkunjung mungkin airnya sudah habis, namun tinggal buka kran air akan ada kembali, lagi – lagi itu merupakan terpaan biasa dalam membangun mindset memang tidak mudah sesungguhnya membangun pariwisata itu, sebagaimana Pulau bali yang membangun Pariwisatanya butuh waktu kurang lebih 38 tahun hingga jadi seperti saat ini, tapi yang pasti kita mendukung program pemerintah apalagi pada sektor pariwisata yang merupakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Simeulue, kata Abdul Karim.

Sementara itu Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom dalam arahannya mengatakan, Hari ini kita memiliki begitu banyak potensi wisata yang mulai digemari, tentu ini merupakan sebuah rahmat yang dapat meningkatkan ekonomi kita, memang dalam pengelolaan ini terkadang muncul berbagai macam spekulasi ditengah masyarakat.

Bupati berharap disatu sisi identitas kita sebagai daerah yang menganut paham syariat islam akan terus kita bangun dengan lebih baik. Kita yang hadir, kita semua yang diberikan amanah untuk memimpin negeri ini dari Aparatur Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten, kita yang akan menjaga, kita yang akan meluruskan suasana apa yang tengah terjadi ditengah kita.

” Saya berharap para Pejabat Daerah tidak malah ikut-ikutan andil dalam persoalan yang kemudian memperkeruh suasana, mari kita lihat dan memahami media sosial yang terkadang akan memberikan sudut pandang yang sangat negatif ketika kita tidak melihat secara langsung”, ucap bupati.

Bupati juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama – sama memberikan dukungan yang positif terhadap pembangunan kabupaten ini dengan memgesampingkan aspek yang dapat merugikan kita semua, baik dari sisi Pariwisata dan dari sektor lainnya, hal – hal yang tidak baik mari kita luruskan bersama, tidak memberikan hoax di media sosial dan tidak perlu di sebarluaskan, tetapi mari sama-sama kita luruskan, tutupnya.

Usai arahan dan bimbingan Bupati,acara dilanjutkan dengan penampilan seni debus yang peragakan oleh seniman tradisional asal Tepah Barat dan Teupah Tengah.

BUPATI SIMEULUE LANTIK 14 BELAS KEPALA DESA

simeuluekab.go.id ||

Sinabang. Sebanyak 14 Kepala Desa (kades) di Kabupaten Simeulue resmi dilantik di Aula Setdakab Simeulue, Kamis (18/7). Belasan kades tersebut dilantik dari hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap 1 untuk periode 2019 – 2025 ke depan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 14 kades terpilih dilakukan langsung oleh Bupati Simeulue H. Erli Hasi., SH, S.Ag, M.I.Kom dan disaksikan oleh Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati dan Unsur Forkopimda serta seluruh undangan, termasuk para Camat.

Ke 14 Kades tersebut berasal dari kecamatan, Simeulue Timur, Kecamatan Teupah Barat, Kecamatan Teupah Tengah, Kecamatan Salang, dan Kecamatan Simeulue Barat dan Kecamatan Simeulue Cut. Berikut nama – nama Kades yang dilantik :

1. Gusti Amin (Desa Leubang. Kec. Teupah Barat)
2. Irwansyah, S.Hut (Desa Pulau Teupah. Kecamatan Teupah Barat)
3. Sarwidin (Desa Sigulai. Kec. Simeulue Barat)
4. Kabiruddin (Desa Sanggiran. Kec. Simeulue Barat)
5. Hasan Asri (Desa Latak Ayah. Kec. Simeulue Cut)
6. Isnan (Desa Ujung Padang. Kec. Simeulue Cut)
7. Mulyadi (Desa Amaiteng Mulya. Kec. Simeulue Timur)
8. Dahlinuddin (Desa Suka Maju. Kec. Simeulue Timur)
9. Sudirman (Desa Sefoyan. Kec. Simeulue Timur)
10. Amrullah, SH (Desa Suka JayaKec. Simeulue Timur)
11. Mardian (Desa Air Dingin Kec. Simeulue Timur)
12. Syafrudin (Desa Kota Batu Kec. Simeulue Timur)
13. Julianto (Desa Lasikin. Kec. Teupah Tengah)
14. Juhardinal, S.Pd (Desa Panton Lawe. Kecamatan Salang).

Bupati Simeulue dalam arahannya Mengatakan, Para Kepala Desa yang baru saja di ambil sumpah pelantikan harus jadi obor penerangan terhadap warganya. Para kades juga di tuntut untuk bisa menegakkan Syariat Islam dan berada paling depan di setiap Masjid dan Meunasah yang dipimpin ketika Adzan berkumandang.

Bupati juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya membangun kembali nilai – nilai kekompakan ditengah masyarakat yang di sebabkan oleh sudut pandang dalam berdemokrasi.

Dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, Para Kades yang baru saja dilantik dituntut kreatifitasnya dalam menggali potensi yang bernilai ekonomis, baik dari segi pariwisata, kuliner, maupun potensi lainnya. Manfaatkan dana desa dengan sempurna sebagai modal utama dalam membangun desa, ujar Bupati.

Ditengah arahannya bupati menekankan agar kita tidak sibuk mengurus hal yang tidak penting, yang hanya menguras energi sehingga kuta tidak punya waktu untuk mengembangkan kreatifitas kita, tegasnya lagi.

Disisi lain, Bupati mengatakan tepat tiga tahun masa kepemimpinannya akan menyelesaikan infrastruktur, minimal tujuh puluh persen jalan lingkar yang hari ini masih tersisa kurang lebih masih tercatat 114 kilo meter harus diselesaikan. Oleh karena itu kita bangun komunikasi yang baik dalam membangun negeri ini, kata bupati.

BUPATI SIMEULUE BESERTA UNSUR TAPEM DAN PARA CAMAT DI KABUPATEN SIMEULUE MELAKUKAN STUDI BANDING DI KABUPATEN SIDOARJO JAWA TIMUR

simeuluekab.go.id ||

Sidoarjo – Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom di dampingi unsur Bagian Tata Pemerintahan dan para Camat yang ada di kabupaten Simeulue melakukan Studi Banding penerapan PATEN di Kabupaten Sidoarjo yang diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH.,M.Hum di Pendopo Bupati Sidoarjo, Selasa (23/7).

Kasubbag Pemerintahan Andrik Dasandra, S.STP yang dihubungi oleh Tim Humas dan Protokol Kabupaten Simeulue mengatakan bahwa pertemuan ini dimaksudkan sebagai studi banding bagi para camat di Simeulue untuk melihat Pelayanan Publik di kecamatan Sidoarjo yang diberi nama Pelayanan Terpadu Kecamatan (PATEN).

Dalam pemaparannya Bupati Simeulue berharap para camat dapat mengimplementasikan Program PATEN di kabupaten Simeulue sehingga mampu meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“saya berharap kepada para camat dan instansi terkait yang ikut program studi banding ini agar dapat mengimplementasikan program PATEN ini, sehingga tidak sia-sia dan harus lebih besar manfaatnya kita bawa ke daerah”ujar Bupati Erli.

Rangkaian acara ini terlaksana melalui bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, yakni selain mendengar pemaparan program PATEN, juga melihat langsung pola pelaksanaan PATEN yang diterapkan di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo provinsi Jawa Timur.

SOSIALISASI KENAIKAN PANGKAT PNS TANPA BERKAS (PAPER LESS) DI KABUPATEN SIMEULUE

simeuluekab.go.id ||

Sinabang – Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati di damping oleh Sekretaris  inas Kesehatan, Kabag Arsip dan Dokumen serta Kabag Humas dan Protokol membuka acara Sosialisasi Kenaikan Pangkat PNS Tanpa Berkas (Paper Less) dan Upload Dokumen Kenaikan Pangkat Pada Aplikasi E-Sikap Dilingkungan pemerintah Kabupaten Simeulue, Aula Dinkes Kemarin (26/4).

Kenaikan pangkat tanpa berkas, merupakan sebuah kebijakan yang diterapkan dengan memanfaatkan sarana aplikasi, yang akan mempermudah dalam pelaksanaan pengajuan kenaikan pangkat. Nantinya para ASN dalam aktivitas pengurusan berkas akan lebih mudah, cepat dan efisien. Kebijakan kenaikan pangkat tanpa berkas, merupakan sebuah inovasi yang dirancang pemerintah, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan internal dan menyesuaikan dengan kemajuan teknologi informasi yang terus berkembang setiap waktu.

Wakil Bupati dalam sambutannya menekankan kepada seluruh ASN dan pegawai dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas masing-masing ke-arah yang lebih baik. “wajib bagi seluruh ASN dan Pegawai dalam jajaran Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk berkomitmen disiplin dalam bertugas, memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan anti korupsi Agar seluruh visi, misi dan program yang kita canangkan dapat tercapai hingga memberikan hasil yang mencapai kesempurnaan, yaitu Simeulue yang Sejahtera secara merata” Ujar Wakil Bupati menutup sambutannya.

Sosialisasi ini turut di hadiri oleh Tim Sosialisasi BKN Regional XIII Aceh Bapak Agussalim, S.Sos dan Ibu Lia Agustina Santani, A.Md

PENYERAHAN SK CPNS FORMASI TAHUN 2018

simeuluekab.go.id ||

Sinabang – Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom bersama Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati dan unsur Forkopimda Simeulue menyerahkan SK CPNS di Lapangan Pendopo Bupati hari ini, rabu (19/6).

Sejumlah 209 Orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang menerima Surat Keputusan (SK) merupakan hasil seleksi yang dinyatakan lulus belum lama ini.

Ratusan CPNS tersebut masing – masing terdiri dari Tenaga Pendidik 81 Orang, Tenaga Kesehatan 93 Orang, dan Tenaga Teknis 35 orang.

Plt. BKPSDM Sabu Nasir, S.Ag, M.SI mengatakan, Jumlah pelamar 3076 orang, Pendaftar yang tidak lolos verifikasi berkas 173 orang dan Jumlah Pendaftar yang Lolos Verifikasi berkas 2903 orang dan berhak ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Dari peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi dasar (SKD) hanya 15 orang yang lolos Passing Grade (PGl), namun dikarenakan minimnya kelulusan pada tiap-tiap daerah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan peraturan nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Tahun 2018, lanjutnya.

Peserta yang di setujui oleh KANREG XIII BKN Banda Aceh sejumlah 209. Peserta CPNS akan bekerja dengan masa percobaan selama 1 tahun dan wajib mengikuti pelatihan dasar (Laksar) Prajabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu Bupati Simeulue H. Erli Hsim, SH, S.Ag, M.I.Kom dalam arahannya mengatakan, hari ini merupakan momentum yang paling di tunggu setelah sekian lama setelah menjalani proses pendidikan di bangku kuliah.

Bupati berharap agar seluruh CPNS dapat menjaga amanah uang telah diberikan dengan baik, dan bersyukur dapat di tempatkan di daerah terpencil, jangan pernah merasa tereliminasi, tuturnya.

Bupati juga menekankan kepada CPNS yang akan menerima SK, jangan coba – coba minta kuota untuk bisa dipindahkan dari tempat kerja yang telah di tetapkan sesuai SK yang berlaku.

” Saya berharap agar saudara mencintai pekerjaannya, dimana tempat saudara bekerja sesungguhnya adalah lahan untuk beribadah kepada Allah SWT”. Ucap Bupati.

Mengakhiri arahannya Bupati mengatakan, agar para CPNS dapat menjadi obor ditengah masyarakat, kiranya kepada CPNS laki – laki dapat menjadi Imam ketika di tengah masyarakat.

WAKIL BUPATI SIMEULUE TURUN LAPANGAN DALAM RANGKA PENINJAUAN LOKASI BANJIR DI SIMEULUE

Sinabang. Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati didampingi Kabag Humas dan Keprotokolan Kabupaten Simeulue Dodi Juliardi Bas, S.STP, MM, Kepala BPDB Simeulue Ir. Ali Hasmi dan Plt. Camat Simeulue Timur Ali Muhayatsyah,  melakukan peninjauan lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Simeulue Timur hingga Kecamatan Teupah Tengah, minggu (21/7).
Dalam peninjauan ini wakil Bupati Simeulue langsung turun kedalam kubangan banjir dan menyapa warga untuk mengetahui kondisi warga yang terdampak dan beberapa kali menyempatkan untuk menghibur serta menguatkan penghuni rumah serta masyarakat yang bahu membahu memberikan pertolongan pada korban banjir.
Wakil Bupati Afridawati menghimbau warga untuk tetap waspada karena curah hujan yang tinggi dan tetap bersabar dengan kondisi alam yang sering berubah-ubah.
“saya himbau masyarakat Simeulue untuk tetap waspada dan bersabar, kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan pada korban banjir, saat ini kami sudah perintahkan kadis PU dan Kepala BPBD untuk melakukan penanganan darurat pasca banjir” ujar Afridawati kepada Tim Humas.
Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga menggenangi lembaga pemasyarakatan yang tepat berada di pusat kota Sinabang, nampak warga binaan melakukan gotong royong untuk membersihkan areal lapas.
Meski tidak ada korban jiwa namun dari pantauan tim Humas banjir tidak hanya terjadi di kecamatan Simeulue Timur saja namun terjadi juga di desa desa pada kecamatan kecamatan yang lain yakni diantaranya kecamatan Teupah Tengah (Desa Abail, Desa Nancawa), Kecamatan Teupah Selatan (Desa Suak Lamatan), Kecamatan Teupah Barat (Desa Leubang Hulu), Kecamatan Teluk Dalam (Desa Kuala Baru, Desa Luan Balu dan Desa Kuala Bakti).
Kepala BPBD Simeulue menyampaikan bahwa saat ini masih melakukan pendataan bersama pihak kecamatan dan instansi terkait dan akan segera melakukan upaya penanganan darurat bencana sesuai prosedur.

BUPATI SIMEULUE BUKA ACARA FGD SIMEULUE DALAM ANGKA

simeuluekab.go.id

Sinabang. Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom membuka Focus Group Discusion (FGD) di Aula Bappeda hari ini senin (5/8).

FGD yang digagas oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Simeulue yang bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Simeulue mengangkat tema Singkronisasi Data Simeulue Dalam Angka Melalui Penerapan Prinsip Satu Data, dan diikuti oleh SKPK terkait.

Joharman, SE selaku Kepala Dinas Kominsa Kabupaten Simeulue dalam Laporannya menyatakan, kegiatan FGD ini merupakan wujud kerjasama antara Badan Pusat Statistik dan Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kabupaten Simeulue dengan harapan dapat memantapkan pelayanan informasi data kepada semua lapisan masyarakat, yang merupakan implementasi dari undang – undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik, ujarnya.

Lebih lanjut Joharman mengatakan, tujuan dari kegiatan ini merupakan wadah ruang lingkup tanggungjawab SKPK dalam menyediakan informasi data publik diantaranya , mendorong terwujudnya implementasai undang – undang tentang keterbukaan informasi publik. Memberikan standar bagi pejabat SKPK dalam menyediakan data yang akurat untuk melaksanakan layanan informasi kepada Publik.

Semantara itu kepala BPS Kuswan Gunanto dalam laporannya mengatakan, data merupakan aset penting bagi setiap organisasi, termasuk pemerintah daerah data merupakan sumber terpenting dalam pengambilan keputusan dalam setiap perencanaan.

“Jika kita sepakat data itu penting, maka prasyaratnya data itu harus berkualitas artinya data harus akurat, mutakhir, atau update sehingga dapat dipertanggungjawabkan” jelasnya.

Selain itu Bupati Simeulue dalam arahannya mengatakan, hari ini hampir semua kita nyaris tidak bisa mengakses berbagai kegiatan kita dikarenakan kurangnya data. Maka dari itu dari sebuah rencana pembangunan dalam berbagai aspek data akan sangat penting, kata bupati.

Kepada seluruh elemen terkait untuk bisa mempersiapkan data yang berkualitas, disini dibutuhkan kerjasama yang solid, maka dari itu kepada para camat diharapkan agar menginformasikan kepada para kepala desa agar data setiap penduduk harus tetap yang terbaru, data ini akan berpengaruh pada semua aspek, tambahnya.

Di akhir arahannya Bupati berharap FGD ini kiranya bisa di jadikan sebagai acuan bagi kita semua untuk dapat mendapatkan hasil maksimal. FGD ini diharapkan bisa memberikan batasan waktu sehingga setiap orang yang memiliki kewenangan, terpacu untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan batasan yang di tentukan, ucap Bupati mengakhiri sambutannya.